Sigalegale
Setelah melihat makam raja Sidabutar, pengunjung melanjutkannya dengan menikmati tarian dari patung sigalegale. Sigalegale adalah patung kayu besar yang dapat meneari selayaknya manusia. Dimana ada banyak versi di balik kisah Patung Sigalegale. Sebagian masyarakat mengatakan bahwa dulunya patung tersebut dibuat untuk mengantikan anak seorang raja yang telah meninggal. Sang raja meminta kepada para pemahat agar membuatkan patung kayu yang dapat menari, sebab apabila sang raja meninggal agar ada yang menari menggatikan anaknya yang terlebih dahulu pergi menghadap sang kuasa. Dan boneka kayu tersebut dapat menari dengan menggunakan misitis yang dimana patung tersebut digerakkan oleh roh sang anak yang telah meninggal.
Versi lain mengatakan bahwa sang raja memerintahkan pemahat dan pengukir yang dipanggil dari segala penjuru untuk membuat patung dari kayu sebagi perwujudan anaknya yang disebut Sigalegale. Kemudian agar kayu tersebut dapat bergerak menirukan anaknya menari mengikuti irama gondang maka dibuatlah tali yang dapat mengerakkan organ-oragan patung kayu tersebut. Saat ini galegale merupakan hiburan rakyat serta tontona bagi wisatwan yang berkunjung ke Tomok. Bahkan tidak jarang wisatawan ikut manortor bersama Sigalegale. (baringin lumban gaol/seputar
No comments:
Post a Comment