
Batu Gantung
Setelah kembali menuju parapet dengan menyeberangi danau, pengunjung juga biasanya mengakhiri perjalan dengan melihat panorama batu gantung. Dimana, jika dilihat dari depan denggan menggunakan kapal, batu ini sepintas berbentuk manusia yang tergantung bersama seekor anjing. Katanya batu tersebut adalah seorang perempuan yang menolak untuk dinikahkan dengan paribannya. Sehingga dia melompat dari atas bukit dan rambutnya tergantung di atas pohon serta anjingnya yang mengikutinya juga tergantung dan kemudian menjadi batu. Batu tersebut juga diyakini masyarakat menjadi sebuah pesan agar seorang orang tua tidak dapat memaksakan kehendak kepada anaknya. Sebab anak adalah umat yang merdeka. Karena bagi orang batak dulu seorang perempuan dapat dipaksakan menikah dengan paribannya.
Dimana, cerita tersebut merupakan dogeng yang sering diceritakan orang tua pada anaknya dan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah sebagaimana makam raja Sidabutar yang usianya sudah mencapai 400 tahun serta batu parsidangan yang digunakan sebagai tempat hukuman mati bagi para tahanan. (baringin lumban gaol/seputar
No comments:
Post a Comment